Pemkab Ponorogo Menyikapi Kenaikan BBM

| |

Rencana Pemerintah menaikkan BBM bulan April mendatang membuat masyarakat resah.

Kalangan Mahasiswa dimana-mana melakukan demo besar-besaran. 

Hal ini segera disikapi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogo dengan menggelar rapat terbatas dengan Sekda, camat, Polres dan instansi terkait Rabu,21 Maret 2012 bertempat di Ruang Rapat Bantarangin. 

Rapat yang dipimpin Wakil Bupati Ponorogo Hj.Yuni Widyaningsih menyampaikan
hal-hal yang perlu dilakukan adalah:
  1. Diharap camat segera melakukan koordinasi dengan Muspika terkait. Ikut memantau  di SPBU terdekat 
  2. Membantu penyelesaian bila ada pembelian bermasalah misalnya pembelian dengan jurigenn. Maksimal dibatasi 3 jurigen @.Rp.30 liter dan dilengkapi Surat dari Kepala Desa setempat. 
  3. SPBU yang ketauan menimbun BBM izinnya dicabut 
  4. Yang diprioritaskan pembelian melalui jurigen adalah petani. Pembeli dari wilayah setempat.
  5.  Mulai 27 Maret ada petugas dari Kepolisian yang standby di SPBU
  6.  Petugas SPBU diharap menambah personil di 22 SPBU di Ponorogo yang tersebar di 17 Kecamatan.
Acara yang dihadiri Plt. Sekda, Camat, instansi terkait tersebut dalam sambutannya Plt. Sekda mengatakan untuk menjaga keamanan dengan kondisi yang sekarang ini agar pejabat-pejabat jangan menggunakan Plat Merah ke Luar Kota, karena isu yang berkembang pendemonstrasi akan membajak tangki – tangki BBM.


Share/Bookmark
Diposting oleh Humas Pemkab Ponorogo on 07.57. kategori , . Update berita dapat disimak melalui RSS 2.0.

baca juga :



0 komentar for "Pemkab Ponorogo Menyikapi Kenaikan BBM"

Leave a reply